Friday, May 30, 2014

Direktori Alamat Teater Jakarta

Teater Koma
Jalan Cempaka Raya No, 15, Bintaro, Jakarta 12330.
Phone :  +62 21 7350460 / +62 21 7359540
Em@il : teaterkomajakarta@yahoo.com

Teater Satu Merah Panggung
Address: JL. Kampung Melayu Kecil V, No. 24, 12840
Phone:(021) 8291657
Em@il : -
 
Teater Mandiri
Address: Astya Puri 2 No. A09, JL. Kertamukti, 15417
Phone:(021) 7444678
Em@il : -
 
info & update : bloggeruinjakarta@gmail.com
 

Direktori Alamat Teater Indonesia

Posting ini ditujukan sebagai direktori alamat tidak merujuk pada pembagian teater menurut genrenya ^^ agar silaturahmi dapat terbangun. Bagi teman-teman yang nama teaternya belum masuk diharapkan untuk mengirimkan alamat dan no telfon yang dapat dihubungi ke email bloggeruinjakarta@gmail.com atau bisa juga lewat koment :D

  • Aceh
  • Bali
  • Banten
  • Bengkulu
  • Gorontalo
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepulauan Riau
  • Lampung
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua
  • Papua Barat
  • Riau
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Utara
  • Sumatera Barat
  • SUmatera Selatan
  • Sumatera Utara
  • Yogyakarta

Saturday, March 3, 2012

Melatih Imajinasi dengan Objek Imajiner

Latihan dasar dengan objek imajiner (objek nyata dan bermain bola)

aktifitas 1 objek nyata :
Aktor diminta untuk melakukan aktifitas fisik sehari - hari seperti : membuka buku, menyalakan lampu, mencuci piring, menyapu lantai dan lain - lain. Setelah itu seluruh benda disingkirkan dan aktor diminta kembali untuk melakukan aktifitas yang sama tanpa menggunakan benda - benda tersebut.
aktifitas 2 Bermain bola :
Seluruh aktor dalam satu grup bermain bola dalam satu lingkaran. seorang aktor melempar bola-bola kepada aktor lain, dan begitu seterusnya. Sebaiknya dipastikan bahwa bola memiliki ukuran dan berat yang sama. sebagai variasi bola bisa diganti dengan ukuran dan berat yang berbeda.

Latihan Dengan Objek Imajiner di angkasa

aktifitas 1
aktor meletakkan kedua tangannya di udara. Meluruskan jejemarinya dan kemudian melipat jejemarinya. Setiap aktor akan diminta untuk mengatakan apa yang telah ditemukannya di telapak tangannya.

Latihan dengan Perpindahan Objek Imajiner

aktifitas 1

aktor diminta membuka tangannya dan menemukan objek imajiner di udara terbuka. Setelah itu diperbolehkan untuk merubah objek yang telah didapatnya dengan objek lain. Dari satu objek ke objek lain. Begitu seterusnya.

Friday, March 2, 2012

Beberapa Teknik Melatih Imajinasi

Beberapa Teknik melatih imajinasi,

Imajinasi berhubungan dengan fakta - fakta materi :
  • elementer : membayangkan benda - benda riil di depan kita sebagai benda lain [teh manis : darah | kursi : tungku membara]
  • keadaan sekarang (now and here) berubah keadaan secara waktu dan musim [pukul 12 siang - pukul 12 malam | musim hujan - musim kemarau]

Imajinasi dengan keseluruhan pikiran 
  • mengurai perjalanan pengalaman secara detil dalam ruangan tertentu dan apa yang dilakukan.
  • bercerita tentang siapa kau, dimana kau dan apa yang kau lihat dengan mata batin (membuat gambar hidup imajiner)
  • mendengar apa yang didengar oleh mata batin
  • mencari keadaan baru yang dapat menggerakkan emosi (persoalan sensitif apa yang paling mudah merangsang perasaan)


Thursday, March 1, 2012

Imajinasi

Dari semua perangkat keaktoran, imajinasi adalah yang terpenting sekaligus kompleks. Imajinasi adalah sesuatu yang tidak habis - habisnya (inexhaustible). Tidak terbatas (infinite) dan tidak tertahan / tertekan. (irrespressible). Imajinasi berada di suatu ruang abstrak. Untuk membuat imajinasi seorang aktor dapat diterima atau mewujud dalam sebuah pertunjukan dibutuhkan alat ekspresi lain, semisal; representasi tubuh dan ruang. Bagaimana menubuh-kan (em-body) dan meruang-kan (em-space) imajinasi ini sehingga dapat ditangkap oleh penonton? hal ini dapat dilakukan tentu saja dengan proses latihan yang terencana.

Imajinasi sendiri secara arti merupakan kemampuan membentuk rasa dan karsa ketika kita tidak melakukannya secara nyata. hal ini sangat berguna bagi kita untuk memahami dan melakukan proses belajar. bagian paling dasar yang dapat dilakukan untuk melatih imaginasi adalah mendengarkan sebuah cerita. namun seringkali terdapat bias. karena persepsi seseorang sangat bergantung mood yang sedang terjadi.

secara garis besar imajinasi : 

  • menciptakan hal - hal yang mungkin ada atau mungkin terjadi. 
  • imajinasi menjadi penting dalam teater karena pengarang drama (penulis) pelit memberikan penjelasan tentang naskahnya, juga ia tidak pernah memperkirakan bagaimana lakon akan dimulai atau apa yang akan terjadi di akhir lakon.
  • imajinasi merupakan benang merah aktor.
  • imajinasi kadang harus diransang dengan dusta - dusta dan bualan.
  • tumbuhkan imajinasi atau tinggalkan panggung agar tidak jadi alat imajinasi sutradara (robot)
  • penemuan imajinasi harus teliti dijabarkan dan berdasarkan fakta-fakta
  • menjawab pertanyaan (kapan, dimana, kenapa, bagaimana)
  • imajinasi bersifat intuitif, tetapi harus dengan tema yang jelas dan dasar yang kuat.

kegagalan berimajinasi
  • memaksa imajinasi tidak membujuknya
  • merenung dengan objek yang tidak menarik hati
  • pikiran pasif.

Wednesday, October 13, 2010

Sejarah Teater

Seni pertunjukan teater pertama kali tercatat adalah pertunjukan dari mitos Osiris dan Isis tahun 2500 SM di Mesir. Naskah yang mengisahkan dewa Osiris dipentaskan setiap tahun dalam festival sepanjang sejarah peradaban, sekaligus menandai awal hubungan jangka panjang antara teater dan agama.

Yunani kuno mulai memformulakan teater sebagai seni, dengan mengembangkan definisi yang ketat melalui tragedi dan komedi serta bentuk lainnya, termasuk satir. Seperti pertunjukan religius Mesir kuno, pertunjukan Yunani  memanfaatkan karakter mitologis. Yunani juga mengembangkan konsep kritik dramatis, akting sebagai karier, dan arsitektur teater. Dalam dunia modern saat ini, karya-karya konsep-konsep pertunjukan telah disesuaikan dan diinterpretasikan ke dalam ribuan konsep yang berbeda untuk menjawab tantangan zaman. Contohnya seperti apa yang ditawarkan oleh Antigone, digunakan pada tahun 1944 oleh Anouilh untuk membuat pernyataan tentang pendudukan Nazi di Perancis, dan Brecht pada tahun 1948, yang menyamakan Creon untuk Hitler dan Thebes untuk mengalahkan Jerman. Teater topeng dalam seni pertunjukan Yunani diadopsi secara luas pada abad pertama dan kedua  Roma sebagai tema dekoratif, baik di dalam rumah maupun di ruang publik, untuk merepresentasikan dua bentuk, komedi dan tragedi, hal inilah yang menjadi simbol teater dan bertahan saat ini.

Teater Barat terus berkembang di bawah Kekaisaran Romawi , di Inggris abad pertengahan , dan terus berkembang, mengambil banyak bentuk alternatif  di Spanyol, Italia, Perancis, dan Rusia pada abad ke-16, 17 dan 18. Kecenderungan umum selama berabad-abad berada jauh dari drama puitisnya Yunani dan Renaissance, berubah menuju gaya yang lebih realistis, terutama setelah Revolusi Industri . Sebuah konsep teater yang unik berkembang di Amerika Utara dengan adanya Kolonisasi dunia baru .

Sejarah Teater Timur ditelusuri kembali ke 1000 SM melalui drama Sansekerta dari India teater kuno. Teater Cina juga kembali ke waktu yang sama. Kabuki Jepang, Noh, dan Kyogen kembali ke abad 17 Masehi. Bentuk pertunjukan di daerah timur lainnya dikembangkan di China, Korea, dan Asia Tenggara .

Bentuk teater yang paling populer di dunia Islam abad pertengahan adalah teater wayang (pertunjukan boneka tangan, pertunjukan bayangan dan boneka ukir) dan pertunjukan yang dikenal sebagai ta'ziya, di mana aktor memainkan episode dari sejarah Islam . Secara khusus, Syiah Islam memainkan episode syahidnya putra Ali R.A,  Hasan bin Ali dan Husain bin Ali . Pertunjukan sekuler dikenal sebagai akhraja, tercatat pada abad pertengahan sastra adab, yang lebih umum daripada teater boneka dan teater ta'ziya.

Tuesday, October 12, 2010

Definisi Teater

Teater adalah cabang dari seni pertunjukan. Adapun pertunjukan apapun bisa disebut teater. Sementara Teater disini adalah sebuah seni pertunjukan yang terfokus pada seni pertunjukan langsung dengan media panggung dan dimainkan oleh individu atau sekelompok orang. Sebuah pertunjukan teater terpenuhi apabila dapat menciptakan sebuah efek ilusi. Dengan definisi singkat ini dapat dikatakan teater ada sejak adanya manusia. Hal ini dikarenakan kecenderungan manusia untuk bercerita.

Sejak awal, teater telah hadir di tengah masyarakat dalam berbagai bentuk, dapat berupa pidato, gerakan, musik, tari, dan tontonan, atau juga dengan menggabungkan seni pertunjukan lainnya, menjadi sebuah seni visual, dan mengambil bentuk tunggal.

Teater juga diartikan sebagai cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan lain-lain. Bernard Beckerman, kepala departemen drama di Universitas Hofstra, New York, dalam bukunya, Dynamics of Drama, mendefinisikan teater sebagai "yang terjadi ketika seorang manusia atau lebih, terisolasi dalam suatu waktu/atau ruang, menghadirkan diri mereka pada orang lain." 


Teater (bahasa Inggris: theater atau theatre, bahasa Perancis théâtre berasal dari kata theatron (θέατρον) dari bahasa Yunani, yang berarti "tempat untuk menonton").awalnya sendiri diperkenalkan pada kultus dyonisius, sebagai ritual upacara pengorbanan domba/ lembu kepada Dyonisius dan nyanyian yang digunakan pada masa itu disebut "tragedi".dalam perkembangannya Dyonisius, dewa yang berwujud hewan itu kemudian berubah menjadi manusia dan dipuja sebagai dewa anggur dan kesuburan.

dari berbagai sumber.